Istilah "tegangan BNC" umumnya mengacu pada peringkat tegangan yang terkait dengan konektor BNC (Bayonet Neill–Concelman), yaitu jenis konektor RF (frekuensi radio) yang umum digunakan secara luas dalam peralatan uji dan pengukuran, sinyal video, serta aplikasi jaringan. Konektor BNC standar umumnya dirancang untuk aplikasi bertegangan rendah, biasanya hingga 500 volt, dan tidak memiliki peringkat untuk tegangan tinggi (400 V–1000 V+) atau arus tinggi yang ditemukan pada powertrain kendaraan listrik (EV) dan sistem pengisian daya. Konektor ini terutama digunakan untuk transmisi sinyal, bukan untuk pengiriman daya. Dalam konteks rekayasa EV, konektor BNC mungkin ditemukan di lingkungan laboratorium atau pengujian, terhubung ke osiloskop atau peralatan diagnostik lainnya guna menganalisis sinyal kontrol bertegangan rendah atau protokol komunikasi, namun tidak digunakan dalam arsitektur daya bertegangan tinggi itu sendiri. Keahlian dan portofolio produk JONHON sepenuhnya berfokus pada domain bertegangan tinggi yang krusial bagi EV. Meskipun kami tidak memproduksi konektor BNC standar untuk aplikasi sinyal, kompetensi inti kami terletak pada desain dan produksi konektor bertegangan tinggi, inlet pengisian daya, serta pistol pengisian daya yang direkayasa agar mampu menangani secara aman tegangan dan arus ekstrem dari powertrain EV serta infrastruktur pengisian cepat. Dengan lebih dari 400 insinyur di unit bisnis kendaraan listrik kami dan lebih dari 300 paten terkait EV, solusi kami dirancang khusus untuk mengatasi tantangan spesifik transfer daya berdaya tinggi, manajemen termal, serta keselamatan (melalui HVIL), mulai dari on-board charger dan baterai paket hingga pengisi daya DC cepat 350 kW. Untuk setiap pertanyaan terkait interkoneksi bertegangan tinggi, termasuk persyaratan tegangan dan arus spesifik untuk proyek EV Anda, silakan hubungi tim teknik kami guna konsultasi mendalam dan solusi khusus.