Tegangan keluaran stasiun pengisian mobil listrik merupakan spesifikasi dasar yang menentukan seberapa cepat sebuah kendaraan listrik (EV) dapat diisi daya dari sumber listrik tertentu, karena daya (dalam kilowatt) yang dikirimkan merupakan hasil perkalian antara tegangan dan arus. Memahami berbagai tingkatan tegangan sangat penting bagi pemilik EV untuk memilih peralatan pengisian daya yang tepat, serta bagi teknisi pemasang guna membangun infrastruktur pengisian daya yang sesuai standar dan efisien. Tingkatan paling dasar adalah pengisian Level 1, yang memanfaatkan stopkontak rumah tangga biasa. Di Amerika Utara, ini umumnya berupa stopkontak AC 120 volt (V), yang memberikan laju pengisian lambat—hanya menambah jarak tempuh sekitar 3–5 mil per jam. Di Eropa dan banyak wilayah lain, stopkontak rumah tangga standar beroperasi pada 230 V, sehingga menghasilkan pengisian setara Level 1 yang lebih cepat, meskipun tetap relatif lambat untuk pengisian penuh EV. Pengisian Level 2 merupakan standar untuk pengisian khusus di rumah, tempat kerja, dan fasilitas umum. Di Amerika Utara, sistem ini beroperasi dari suplai AC 208 V hingga 240 V (mirip dengan stopkontak untuk mesin pengering pakaian atau oven listrik). Tingkatan tegangan ini, dikombinasikan dengan arus yang lebih tinggi (hingga 80 Ampere dalam beberapa kasus), mampu mengirimkan daya 3–19 kilowatt, menambah jarak tempuh 10–60 mil per jam, serta mengisi penuh sebagian besar EV dalam waktu semalam. Di Eropa, pengisian Level 2 sering kali memanfaatkan daya AC tiga fasa pada 400 V, yang mampu menghasilkan daya lebih tinggi lagi (hingga 22 kW atau lebih, dengan charger on-board yang kompatibel). Pengisian tercepat adalah pengisian cepat DC (DC fast charging), di mana konversi dari AC ke DC dilakukan di dalam stasiun pengisian, bukan di dalam mobil. Tegangan keluaran pengisi daya cepat DC tidak tetap; tegangan ini bervariasi secara dinamis agar sesuai dengan tegangan baterai selama proses pengisian, umumnya berkisar antara 200 V hingga lebih dari 800 V guna mengakomodasi berbagai arsitektur kendaraan, termasuk sistem terbaru berbasis 800 V. Inlet pengisian daya pada kendaraan dan konektor stasiun harus dirancang agar mampu menangani tegangan-tegangan yang bervariasi dan berpotensi sangat tinggi tersebut secara aman. JONHON OPTRONIC TECHNOLOGY CO., LTD. mengkhususkan diri dalam komponen interkoneksi tegangan tinggi yang dirancang khusus untuk tujuan ini, menjamin operasi yang aman dan andal di seluruh rentang tegangan pengisian standar. Untuk informasi spesifik mengenai konektor yang dirancang untuk berbagai tingkatan tegangan, silakan hubungi tim teknik kami.