Dalam rangkaian kabel rumit pada kendaraan listrik (EV), sambungan kabel tegangan tinggi merupakan titik koneksi kritis di mana dua atau lebih kabel tegangan tinggi disambungkan, atau di mana sebuah kabel diambil cabangnya untuk membentuk rangkaian bercabang. Meskipun konsep ini sering kali sederhana dalam sistem tegangan rendah, pembuatan sambungan tegangan tinggi yang andal dan aman dalam lingkungan EV menimbulkan tantangan rekayasa yang signifikan, karena sambungan tersebut harus mempertahankan tingkat kinerja listrik, pelindung elektromagnetik (shielding), penyegelan, dan kekuatan mekanis yang setara dengan kabel yang disambungkannya. JONHON memandang sambungan kabel tegangan tinggi sebagai titik interkoneksi yang direkayasa secara khusus, umumnya diwujudkan melalui kotak persimpangan khusus atau modul sambungan terenkapsulasi. Persyaratan utamanya adalah menciptakan sambungan listrik permanen dengan hambatan rendah. Hal ini biasanya dicapai melalui proses crimping atau pengelasan ultrasonik terhadap konduktor-konduktor tersebut di dalam ferrule atau konektor logam berkapasitas tinggi dan konduktivitas tinggi. Sambungan tersebut harus mampu menangani arus penuh pada rangkaian tanpa menghasilkan panas berlebih. Setelah sambungan listrik dibuat, tugas kritis berikutnya adalah pemulihan insulasi dan pelindung elektromagnetik (shielding). Area sambungan harus diinsulasi kembali menggunakan bahan yang memberikan kekuatan dielektrik setara dengan insulasi kabel aslinya—sering kali dicapai dengan menggunakan tubing susut panas (heat-shrink tubing), gel insulasi khusus, atau rumah cetak ulang (over-molded housing). Untuk menjaga kompatibilitas elektromagnetik (EMC), pelindung kabel juga harus dihubungkan secara kontinu melintasi sambungan. Hal ini dilakukan dengan menghubungkan pelindung dari masing-masing kabel ke selubung konduktif atau rumah di sekitar sambungan, sehingga kandang Faraday tetap utuh. Terakhir, seluruh sambungan harus disegel secara lingkungan sesuai standar IP yang sama dengan keseluruhan harness, umumnya dicapai dengan mengenkapsulasi sambungan di dalam kotak persimpangan tertutup berongga ganda (multi-cavity junction box) atau dengan mencetak ulang (over-molding) menggunakan bahan tahan air dan tahan lama. Salah satu penerapan umum sambungan tegangan tinggi adalah pada paket baterai, di mana beberapa rangkaian sel paralel digabungkan menjadi bus daya utama. Penerapan lainnya terdapat pada distribusi daya, di mana satu suplai utama dari baterai dibagi untuk memasok beberapa beban berdaya tinggi seperti inverter, pemanas PTC, dan kompresor AC. Solusi sambungan kabel tegangan tinggi yang direkayasa oleh JONHON menjamin bahwa simpul-simpul kritis ini bukanlah titik lemah, melainkan elemen-elemen andal dan tahan lama dalam jaringan distribusi daya kendaraan. Untuk informasi lebih rinci mengenai solusi sambungan dan persimpangan kami, kami mengundang Anda untuk menghubungi kami.